Info Lowongan Kerja CPNS 2018 Apoteker

Info Lowongan Kerja CPNS 2018 Apoteker | Apoteker merupakan tenaga profesi yang memiliki keterampilan serta dasar pendidikan di bidang farmasi dan diberi tanggung jawab untuk melaksanakan pekerjaan kefarmasian.

Pemerintah akan kembali membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 2018. Kementerian PANRB sudah memberikan persyaratan untuk CPNS pemerintah daerah. Salah satupersyaratannya adalah belanja pegawai tak boleh lebih dari 50 persen. Tergantung kebutuhan riil di daerah serta jumlah yang diterima harus sesuai dengan kebutuhannya Dijelaskan juga bahwa formasi yang dibuka tidak akan melebihi jumlah pensiun PNS.

pendaftaran cpns 2018


Adapun penerimaan CPNS akan mengacu pertumbuhan negatif, formasi yang nantinya akan dibuka sekitar 50 persen atau lebih sedikit.dari Jumlah PNS yang memasuki pensiun sekitar, yakni 220 ribu orang.

Kemenpan-RB berkoordinasi dengan Kemenkeu terkait besaran anggaran seleksi CPNS 2018. Maka dari itu Pemda dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) harus dengan serius menganalisa kebutuhan pegawainya dengan baik sebelum mengusulkan formasi yang dibutuhkan. sedangkan terkait jumlah CPNS 2018 yang nantinya akan diterima diperhitungkan berdasarkan jumlah penerimaan yang sesuai dengan kemampuan keuangan negara.

Setelah tahapan penerimaan CPNS gelombang II tahun 2017 selesai dilaksanakan, tahapan seleksi CPNS 2018 akan dimulai. Selain itu juga belum  bisa dipastikan apakah tahapan CPNS 2018 khusus daerah digelar serentak atau terpisah.



Aparatur Negeri Sipil (ANS) Apoteker masuk dalam naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia. Jabatan yang dibutuhkan adalah sebagai berikut :
1. Apoteker, Kualifikasi pendidikan yang harus dimiliki adalah apoteker
2. Asisten ApotekerHarus memiliki kualifikasi pendidikan D3 Farmasi

KRITERIA PENDAFTAR

Kebutuhan dari masing-masing jabatan diperuntukkan bagi pendaftar dengan kriteria:
Pendaftar Cumlaude

Adalah pendaftar CPNS lulusan terbaik cumlaude dengan pujian dari Perguruan Tinggi terakreditasi A/Unggul dan Program Studi A/Unggul pada saat lulus dan dibuktikan dengan keterangan lulus cumlaude/dengan pujian pada ijazah atau transkrip nilai.

Pendaftar Disabilitas 

adalah pendaftar yang berkebutuhan khusus/memiliki keterbatasan diri dapat bersifat fisik, kognitif, mental, sensorik, emosional, perkembangan atau beberapa kombinasi dari ini.dengan kriteria:
·         Mampu melihat, mendengar dan berbicara dengan baik;
·         mampu mengerjakan pekerjaan seperti menganalisa, mengetik, menyampaikan buah pikiran dan berdiskusi.
·         Mampu bergerak dengan menggunakan alat bantu berjalan selain kursiroda;

Pendaftar Putra/Putri Papua dan Papua Barat
adalah pendaftar dengan kriteria :
·         tamat SD/MI/sederajat, SMP/SLTP/MTs/sederajat, dan SMU/SLTA/sederajat di wilayah Papua dan Papua Barat; atau
·         garis keturunan orang tua (bapak kandung) asli Papua/Papua Barat yang dibuktikan dengan :
o   Surat Akte Kelahiran Pendaftar,
o   Fotocopy KTP dan Kartu Keluarga Bapak (ayah) kandung, dan
o   surat keterangan domisili dari Lurah/Kepala Desa).

Pendaftar Umum adalah pendaftar yang tidak termasuk kriteria diatas.

PERSYARATAN PENDAFTAR

·         Pendaftar adalah sesorang WNI (Warga Negara Indonesia) yang setia, bertakwa kepada Tuhan YME
·         Taat kepada Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Repubik Indonesia.
·         Tidak pernah melakukan tindakan pidana dengan pidana penjara 2 (dua) atau lebih (dibuktikan dengan SKCK dari Kepolisian) berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap karena.
·         Pendaftar tidak pernah dipecat dengan tidak hormat atau tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS, , pegawai BUMN/BUMD anggota TNI/POLRI atau pegawai swasta.
·         Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil atau Pegawai Negeri Sipil, prajurit TNI, anggota Polri, dan siswa sekolah ikatan dinas Pemerintah.
·         Tidak terlibat politik praktis atau menjadi pengurus atau anggota partai politik
·         Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan.
·         Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan jabatan yang dilamar (dibuktikan dengan SURAT KETERANGAN DARI DOKTER/RUMAH SAKIT PEMERINTAH yang masih berlaku).
·         Pendaftar bukan merupakan pemakai atau memiliki ketergantungan terhadap obat-obatan terlarang, narkotika dan atau sejenisnya (wajib dilengkapi Surat Keterangan Bebas Narkoba/NAPZA dari rumah sakit Pemerintah setempat yang masih berlaku setelah peserta dinyatakan lulus pada pengumuman tahap akhir).
·         Bersedia ditempatkan di seluruh Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
·         Tidak mengajukan pindah selama 5 (lima) tahun sejak diangkat sebagai CPNS sesuai dengan peminatan.
·         Setiap pendaftar harus dapat mengoperasikan komputer (MS Office, surat elektronik dan browsing internet);
·         Pendaftar berasal dari program studi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang sekurang-kurangnya terakreditasi B (sangat baik)/Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang sekurang-kurangnya terakreditasi A (unggul) sesuai tahun kelulusan, dengan minimal IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) 3,00;
·         Bagi pendaftar kriteria putra-putri Papua/Papua Barat memiliki IPK minimal 2,75berasal dari program studi Perguruan Tinggi Negeri/Swasta yang terakreditasi;
·         Akreditasi program studi perguruan tinggi tersebut berasal dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) atau Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi kesehatan Indonesia (LAM-PTKes) atau menggunakan surat keterangan akreditasi dari Perguruan Tinggi/Fakultas/Program Studi;
·         Untuk pendaftar tenaga kesehatan kecuali epidemiolog dan entomolog wajib mempunyai Surat Tanda Registrasi (STR, bukan STR Internship) sesuai dengan profesi yang masih berlaku ;
·         Untuk penempatan di Kantor Kesehatan Pelabuhan :
o   Diutamakan laki-laki;
o   Berkenan bekerja dengan sistem pembagian waktu kerja (shift);
o   Siap dipanggil selama 24 jam;
o   Mampu dan bersedia mengecek kapal dalam karantina baik di lepas pantai maupun di dermaga dengan menggunakan tangga tali maupun tangga biasa;
o   Memiliki kemampuan berenang;
o   Memiliki kemampuan Bahasa Inggris aktif.

TATA CARA PENDAFTARAN

Sebelum mendaftarkan diri, ada syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi CPNS yaitu seorang apoteker minimal pendidikan D1 atau D3, profesi apoteker bersedia di tempatkan berdasarkan Nota Kesepahaman, bersedia melaksanakan tugas dan penempatan tersebut selama 5 tahun sejak diangkat. Untuk persyaratan umum, tidak jauh berbeda dengan CPNS Kementerian lain. Pelajari persyaratan dengan benar, lalu Anda bisa mulai mendaftar.

·       Membaca pengumuman pada website kementerian kesehatan dan website pendaftaran penerimaan ASN terlebih dahulu
·       Mendaftar secara online melalui website PANSELNAS atau sscn.bkn.go.id
·       Pendaftar memasukan Nomor Induk Kependudukan (NIK), lalu dilanjutkan dengan pendaftaran sesuai jenis formasi
·       Setelah memilih formasi dan instansi peserta tidak dapat merubahnya
·       Peserta akan menerima username dan password untuk log in ke website kementerian kesehatan setelah mendaftar secara online
·       Melanjutkan pendaftaran dengan mengisi data yang dibutuhkan
·       Pemilihan formasi jabatan sesuai pendidikan
·       Tidak boleh mengubah formasi jabatan
·       Pemilihan tempat ujian
·       Mencetak formulir pendaftaran

Setelah melakukan pendaftaran secara online, lalu mengirimkan berkas atau dokumen pendaftarannya. Berkas-berkas tersebut antara lain adalah formulir pendaftaran asli, yang telah di tanda tangani dan ditempel foto, fotokopi transkip nilai, fotokopi ijazah , fotokopi KTP, dan surat pernyataan asli dengan materai 6000 dan dimasukan kedalam map yang berbeda warna seperti hijau untuk formasi jabatan kesehatan, pendidikan DIV/S1/Ners/Apoteker/S2.

untuk formasi jabatan kesehatan, pendidikan DIII menggunakan Map merah, untuk formasi jabatan dosen dan pranata laboratorium pendidikan menggunakan map cokelat, untuk dokter ahli/dokter gigi ahli menggunakan map kuning, dan map biru untuk alokasi formasi cumlaude, disabilitas, dan pelamar dari papua atau papua  barat. Kemudian setelah melakukan pengiriman berkas dilakukan beberapa tahapan seleksi diantaranya:
·                     Seleksi administrasi
·                     Seleksi kompetensi dasar (SKD) dilakukan apabila peserta telah lulus dalam seleksi administrasi
·                     Setelah peserta lulus seleksi SKD, dilakukan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Info Lowongan Kerja CPNS 2018 Apoteker